Dari Legenda ke Karya Seni, Pesona ‘Ka’selek’ dari Banjar Tohpati

1 day ago 2
ARTICLE AD BOX
Wakil Ketua ST Candanila Widhayaka, Made Oka Aditya Sanjaya, mengungkapkan rasa bangga karena dapat kembali menampilkan ogoh-ogoh untuk lomba di Kasanga Festival setelah vakum di tahun sebelumnya. 

“Tahun 2024 lalu, kami menjadi duta Kota Denpasar dalam Gong Gebyar di Pesta Kesenian Bali (PKB), sehingga tidak sempat membuat Ogoh-Ogoh. Tahun ini, kami kembali dengan semangat baru,” ujarnya.

Tema ‘Ka’selek’ yang diangkat dalam Ogoh-Ogoh ini menceritakan kisah gugurnya Mangku Gede Kesiman di tangan pasukan Macan Gading. Konon, Mangku Gede Kesiman memiliki kekuatan luar biasa sehingga tidak bisa dibunuh dengan senjata apa pun. 

Pasukan Macan Gading yang kewalahan mencari cara hingga akhirnya dalam keadaan terdesak atau ‘keselek’, mereka mematahkan tombak dan menggunakan ujungnya untuk menusuk Mangku Gede Kesiman hingga akhirnya ia gugur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang terus memberikan ruang bagi kreativitas generasi muda, khususnya dalam seni pembuatan Ogoh-Ogoh.

Harapannya, Kasanga Festival dapat terus ditingkatkan baik dari segi pelaksanaan maupun keamanan, agar suasana Kota Denpasar tetap kondusif dan aman bagi seluruh masyarakat. “Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga Denpasar tetap aman dan nyaman dalam setiap perayaan,” tutupnya. *m03

Read Entire Article