ARTICLE AD BOX
Gol tunggal Evandra Florasta di menit ke-90+2 memastikan tiga poin krusial untuk Garuda Muda, yang kini berada di puncak klasemen sementara Grup C dan membuka peluang besar lolos ke babak gugur sekaligus meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
“Pertandingan pertama tidak mudah. Tapi kami sangat bersyukur karena pemain bisa bekerja keras dan mendapatkan hasil maksimal,” ujar Nova.
Nova menekankan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen tim dan dukungan nyata dari PSSI. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi atas perhatian terhadap pembinaan timnas usia muda.
“Tidak hanya senior, PSSI juga memperhatikan timnas junior. Ini hasil kerja keras bersama. Kami juga bersiap panjang, termasuk TC tiga pekan di Dubai sebelum turnamen ini,” imbuh mantan asisten pelatih Timnas senior era Shin Tae-yong tersebut.
Pencetak gol semata wayang Indonesia, Evandra Florasta, mengungkapkan bahwa ia sempat gemetar ketika mengeksekusi penalti di akhir laga.
“Jujur, deg-degan banget. Tapi saya tarik napas, menenangkan diri. Saat penalti ditepis, saya langsung buru-buru cari bola dan alhamdulillah bola datang ke saya lagi, saya langsung tendang dan gol,” ujar pemain kelahiran 17 Juni 2008 itu.
Evandra juga mengakui laga melawan Korea Selatan sangat sulit. “Mereka sangat dominan. Tapi kami bisa bertahan dengan baik dan memanfaatkan peluang,” katanya.
Statistik mencatat Korea Selatan menguasai bola hingga 68 persen dengan 21 tembakan, sementara Indonesia hanya 32 persen penguasaan dan lima tembakan, dua di antaranya tepat sasaran—semuanya dari Evandra.
Sementara iutu Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi kepada skuad Garuda Muda atas kemenangan penting ini.
“Tiga poin di laga pembuka ini adalah hasil kerja keras tim. Ini bukti nyata dari pembinaan pemain muda lewat EPA, Piala Soeratin, Liga 3 dan 4. Ini generasi baru timnas,” ujar Erick.
Ia menegaskan PSSI berkomitmen menjaga program pembinaan dari usia muda hingga senior, baik timnas putra maupun putri. Erick menilai keberhasilan ini adalah awal dari regenerasi tim nasional yang terencana dan terukur.
Indonesia akan menghadapi Yaman U-17 pada Senin, 7 April 2025 pukul 22.00 WIB. Kemenangan di laga ini akan langsung memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 FIFA 2025 di Qatar. Yaman sendiri mengalahkan Afghanistan 2-0, sehingga menduduki peringkat pertama Grup C.