ARTICLE AD BOX
Mereka berhasil merebut medali pada kejuaraan dan pertandingan beberapa cabang olahraga tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi.
Prestasi membanggakan terbaru, memborong satu medali emas, satu perak dan satu perunggu dalam kejuaraan woodball tingkat Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan oleh Indonesia Woodball Association (IWbA) Buleleng pada 16 Maret 2025 lalu. Komang Ayu Vira Kornia berhasil merebut medali emas di kategori double stroke dan medali perunggu di kategori single stroke competition SD Putri. Sedangkan kawannya Anak Agung Ngurah Agastya Soma Candra Putra juga berhasil meraih medali perak pada kategori single stroke competition SD Putra.
Sebelumnya pada 20 Februari 2025, Anak Agung Ngurah Sageni Bima Gadatri juga berjaya meraih medali perunggu pada Kejuaraan Provinsi III Forki Bali. Bima turun di kata 35 kilogram pada kejuaraan tingkat provinsi ini. Karateka hebat dari SDN 3 Sukasada ini juga ditunjukkan oleh Gede Billyardi Pradnyana yang meraih medali perak pada kelas kata beregu putra pemula di kejuaraan yang sama. Prestasi olahraga juga disumbangkan Kadek Darris Arya Pratama pada Buleleng Archery Cup VII yang dilaksanakan Perpani Buleleng pada Desember 2024 lalu. Darris meraih medali emas pada kejuaraan tingkat kabupaten ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 3 Sukasada Ni Putu Sutarini, SPd SD, mengatakan prestasi anak didiknya memang lebih cenderung di bidang non akademik. Dari 10 rombongan belajar (rombel) dengan total siswa 239 orang, minat siswa ke bidang olahraga sangat tinggi. Meskipun secara langsung sekolah belum menyiapkan ekstra olahraga untuk mewadahi minat siswa.
“Kalau pembinaan rutin di bidang olahraga kami belum menyediakan ekstra khusus, kecuali catur yang ada guru Pembina. Sisanya anak-anak kami yang punya minat di olahraga kami dorong untuk ikut di pembinaan Pengkab Cabor. Biasanya dari pengkab cabor bersurat ke sekolah, kami sosialisasikan ke siswa, bagi yang berminat mereka langsung ikut latihan,” ucap Sutarini didampingi guru olahraga I Kadek Nuprianta Putra, SPd, Kamis (20/3) kemarin.
Meski demikian, sekolah tetap memberikan pendampingan dan dukungan moral kepada siswanya dalam pembinaan minat dan bakat. Selain juga dukungan dari orang tua siswa yang semangat mengantarkan anaknya untuk pembinaan minat bakat sejak dini.
“Biasanya anak-anak mulai menunjukkan bakat dan minatnya saat duduk di kelas tiga ke atas. Untuk pembinaan akademis kami siapkan pembinaan rutin melalui guru-guru kami di sekolah. Pembinaan intens menjelang lomba,” papar Sutarini.
Selain woodball, karate dan panahan, SDN 3 Sukasada juga memiliki bibit atlet di cabor renang, silat dan catur.7 k23