Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Mgr Petrus Turang di Katedral Jakarta

11 hours ago 3
ARTICLE AD BOX
Kardinal Ignatius Suharyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memiliki kedekatan pribadi dengan Mgr. Petrus Turang yang telah terjalin sejak lama.

"Bapak Presiden mengenal baik Bapak Uskup Kupang sejak kecil, melalui temannya, Pak Simon. Jadi, masih ada hubungan keluarga," kata Kardinal Suharyo saat melayat di Katedral Jakarta, Jumat.

Prabowo yang didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tiba di Katedral pada pukul 15.38 WIB. Ia meluangkan waktu sekitar 10 menit untuk melayat sebelum berbicara kepada awak media.

"Beliau orang baik. Selalu berpikir positif dan selalu bekerja untuk rakyat kecil. Itu yang saya tahu," ujar Prabowo mengenang sosok Mgr. Petrus Turang.

Rangkaian Prosesi Pemakaman Mgr. Petrus Turang

Mgr. Petrus Turang wafat pada Jumat (1/4) pukul 06.02 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan intensif. Keuskupan Agung Kupang secara resmi mengumumkan wafatnya Mgr. Petrus dalam jumpa pers yang digelar di Istana Keuskupan Agung Kupang, Jumat siang.

"Dengan penuh iman dan pengharapan akan kebangkitan, kami mengumumkan bahwa telah berpulang ke rumah Bapak di Surga Mgr. Petrus Turang, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, pada hari ini," kata Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, Romo Krispinus Saku.

Jenazah Mgr. Petrus Turang sementara disemayamkan di Katedral Jakarta sebelum diberangkatkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (5/4) pagi. Jenazah dijadwalkan tiba di Bandara El Tari Kupang pada pukul 10.00 WITA dan akan disemayamkan di Gereja Kristus Raja Katedral Kupang sebelum dimakamkan pada Selasa (8/4).

Mgr. Petrus Turang lahir di Manado dan telah mengabdikan dirinya sebagai Uskup di Kupang selama lebih dari 27 tahun. Meskipun bukan putra daerah, pengabdiannya yang panjang di Nusa Tenggara Timur membuatnya diputuskan untuk dimakamkan di Kupang.

"Beliau adalah orang Manado. Tetapi sudah hampir 28 tahun menjadi uskup di Kupang. Maka diputuskan untuk dimakamkan di Kupang," ujar Kardinal Suharyo.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa ucapan duka dari Vatikan akan disampaikan secara resmi dalam misa pemakaman.

Kepergian Mgr. Petrus Turang meninggalkan duka mendalam bagi umat Katolik di Kupang dan seluruh Indonesia. Presiden Prabowo, sebagai salah satu tokoh nasional yang memiliki kedekatan dengan mendiang uskup, turut menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir.

"Sebagai manusia, kita memberikan penghormatan kita. Saya ucapkan belasungkawa kepada keluarga besar dan semua yang ditinggalkan," kata Prabowo sebelum meninggalkan Katedral Jakarta. *ant

Read Entire Article