ARTICLE AD BOX
Baik kebakaran hutan dan lahan(karhutla), kebakaran pemukiman maupun kejadian lain yang rentan terjadi karena dampak musim panas tersebut. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Damkar Kabupaten Bangli I Wayan Wardana menyampaikan Jumat (4/4).
"Memang musim hujan menunjukkan tanda berhenti. Namun bukan berarti potensi kebencanaan nihil. Kejadian kebakaran itu yang perlu diwaspadai," kata Wayan Wardana.
"Kita semua tentu tak menghendaki ada bencana, bencana apapun. Namun setiap pergantian atau peralihan musim membawa potensi resiko. Itu kita waspadai," terangnya.
Karena musim berganti dari musim hujan ke musim kemarau, maka waspada ancaman kejadian kebakaran yang menjadi prioritas atensi. "Tanpa mengabaikan ancaman kejadian yang bisa saja terjadi, karena bencana kadang tak terduga," kata pejabat asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli.
Mendukung kesiagaan terhadap potensi ancaman kebakaran, BPPD Damkar menyiagakan seluruh personelnya. "Kita ada 44 personel dibagi 4 ship,masing-masing 10 orang," terangnya. Selanjutnya 3 unit mobil suplai air, 1 mobil teranno dan 1 unit mobil untuk menangkap ular dan tawon. "Semua anggota stand by di markas,(BPBD-Damkar), "tandasnya.7k17