Libur Lebaran, Volume Kendaraan Meningkat

18 hours ago 2
ARTICLE AD BOX
Namun demikian, kepadatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Kondisi ini disebut-sebut berbeda dibanding dengan libur panjang Lebaran tahun lalu. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Badung, AA Rai Yuda Darma mengungkapkan, berdasarkan patauan CCTV pada Rabu (2/4), kepadatan arus lalin terlihat di ruas jalan Pantai Kuta Simpang Kubu Anyar dan Kalianget. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah simpang jalan di Kuta Selatan.

“Hasil pantauan kami di lapangan, memang terjadi lonjakan kendaraaan terutama menuju objek wisata. Seperti masuk Pantai Kuta, Simpang Kubu Anyar dan Kalianget. Memang kendaraan yang melintas padat, namun lancar tidak terjadi kemacetan,” ujarnya, Rabu (2/4).

Menurut Rai Yuda, kondisi lalin pada libur panjang dan cuti bersama 2025 tidak seperti perayaan tahun sebelumnya. Pada libur Idul Fitri tahun 2024, terjadi lonjakan pengguna lalin yang signifikan, bahkan menimbulkan kemacetan di sejumlah jalan menuju objek wisata. “Tahun ini mungkin kunjungan wisata tidak begitu melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun anggota kami tetap standby di Pos Pam masing-masing,” ucap birokrat asal Kerobokan ini.

Rai Yuda menambahkan, Dishub Badung memantau pergerakan kendaraan secara ketat melalui Command Control Room (CC Room) yang dilengkapi 36 kamera pengawas atau CCTV di 34 persimpangan. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait guna memastikan kelancaran arus kendaraan, baik menuju destinasi wisata maupun ke luar daerah.  

Dishub Badung memastikan akan melakukan monitoring dan koordinasi secara intensif terkait kondisi lalu lintas dan angkutan jalan. Fokus utama pengawasan akan dilakukan di ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan dan kemacetan, terutama di jalur wisata dan akses strategis menuju pusat kota serta kawasan bandara.

“Kami akan melakukan penguraian arus lalu lintas apabila terjadi kemacetan, terutama di titik-titik rawan kepadatan seperti di jalur wisata dan akses utama ke Bandara Ngurah Rai,” kata Rai Yuda. 7 ind
Read Entire Article