Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Dua

17 hours ago 3
ARTICLE AD BOX
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto di Solo, Jawa Tengah, Kamis (3/4) mengatakan ada sebanyak 49 kepala daerah yang belum mengikuti retret. "Sebagian dari ini akan mengikuti gelombang kedua, yaitu yang teman-teman di Provinsi Bali nggak sempat ikut, kemudian ada yang gugatannya ditolak di Mahkamah Konstitusi," kata Bima Arya.

Ia mengatakan ada sekitar 25 kepala daerah yang akan mengikuti retret gelombang kedua dengan anggaran yang seluruhnya sudah disiapkan dari APBN."Anggaran sudah disiapkan semua, kami kan sudah hitung. Jadi anggaran retret ini memang untuk seluruh kepala daerah, tinggal nanti konsepnya lebih disederhanakan saja," kata Wamendagri Bima Arya.

Terkait hal itu, pihaknya sedang menggodok mekanisme pelaksanan retret gelombang kedua. Baik tempat maupun konsep yang akan digunakan. "Tempatnya belum bisa dipastikan, bisa di Magelang, bisa di tempat lain dengan konsep yang lebih minimalis, kira-kira 25-30 kepala daerah," kata Bima Arya.

Ia mengatakan gelombang terakhir akan dilakukan setelah pemungutan suara ulang (PSU) selesai seluruhnya. "Karena ada daerah yang PSU-nya total keseluruhan, akan kami alokasikan untuk gelombang terakhir, ketiga. Jadi semuanya ada tiga," katanya.

Sebelumnya kepala daerah dari Bali yang diusung PDI Perjuangan tertunda ikut retret di Magelang, Jawa Tengah. Tertundanya para kepala daerah mulai Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati hingga Walikota/Wakil Walikota retret karena adanya ‘perintah’ dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

Saat itu Megawati menginstruksikan kepada kadernya untuk menunda keberangkatan ke acara retret di Magelang, Jawa Tengah yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.7 ant
Read Entire Article