ARTICLE AD BOX
Ketua TP PKK Buleleng, Wardhany Sutjidra mengatakan jumlah perempuan yang mengidap kanker payudara di Buleleng tercatat 120 kasus. Angka tersebut berdasarkan data dari RSUD Buleleng per 2024. Pihaknya pun akan mengadakan layanan skrining kanker payudara secara gratis, dalam balutan kegiatan sosial yang dikemas dalam program Semangat Lawan Kanker atau Selangkah.
Layanan ini diharapkan menjadi deteksi dini untuk mencegah kanker menjadi lebih parah. Apalagi di April terselip sejumlah hari yang berkaitan dengan kesehatan dan ibu. Yakni Hari Kesehatan sedunia yang diperingati tiap 7 April dan Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April.
“Kebanyakan kondisi mengidap kanker baru diketahui atau diperiksakan, ketika kondisi sudah cukup parah. Ada yang sudah stadium tiga atau empat,” ungkapnya, Jumat (4/4).
Sesuai rencana yang sudah disusun, pemeriksaan ini dilaksanakan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja pada Senin (14/4) sampai Selasa (15/4). Namun sebagai awal, akan dilakukan skrining awal di masyarakat pada Senin (7/4), didampingi oleh PKK kecamatan, puskesmas, dan pemerintah desa/kelurahan ibu-ibu di wilayah masing-masing.
Pendampingan oleh PKK di tingkat kecamatan, untuk memastikan program ini berjalan dengan optimal dan gratis. Deteksi dini akan menggunakan USG, sehingga memastikan kebenaran adanya kanker payudara pada ibu-ibu yang diperiksa.
Wardhany berharap, seluruh ibu di Buleleng antusias untuk mengikuti layanan skrining kanker payudara ini. Sebab tujuannya selain peduli terhadap kesehatan bersama, juga untuk menurunkan angka pengidap kanker payudara di Buleleng.
“Kalau bisa setiap kecamatan bawa 40 orang ibu. Bisa diantar pakai mobil puskesmas, camat, dan perbekel. Karena ini bentuk yadnya, untuk membantu masyarakat,” tandasnya. 7 mzk