Glamping Makin Jadi Pilihan Berlibur

21 hours ago 3
ARTICLE AD BOX
Bookingan gampling melonjak, bahkan sampai full. Kondisi tersebut tentu saja mengembirakan pengelola glamping.

"Sejak libur ini, mulai tanggal 1 April ramai," ujar Luh Misi, salah seorang karyawan usaha glamping di kawasan Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Jumat(4/4). 

Dia menuturkan wisatawan yang menikmati wisata glamping kebanyakan wisatawan domestik. "Saat liburan seperti sekarang ini memang ramai.Sedang pada hari biasa, di luar hari libur, kunjungan juga biasa-biasa saja. "Tidak begitu ramai," kata Luh Misi.

Nyoman Diana, pengelola jasa wisata glamping lainnya menuturkan hal senada. "Memang ramai. Untuk saat ini kami di sini penuh" lanjutnya.
 
Dikatakan  Diana, sebagian besar yang berwisata glamping adalah wisatawan lokal. Durasi waktu wisatawan menikmati glamping 1- 2 hari. Glamping  merupakan salah satu usaha wisata yang trend sejak beberapa tahun belakangan. Kawasan wisata Kintamani dengan pemandangan Gunung dan Danau Batur,merupakan salah satu lokasi favorit usaha glamping. 

Salah satu jalur yang ramai dengan usaha glamping adalah di wilayah Desa Pinggan dan sekitar. Usaha glamping yakni bangunan glamping di kawasan Desa Pinggan ini sebagian menjadikan  pemandangan lembah Gunung dan Danau Batur yang terhampar di depan atau arah selatan sebagai daya tarik.

Dari penuturan kalangan pengelola, trend wisata glamping mulai beberapa tahun belakangan. Trend tersebut masih berlanjut.Hal itu ditunjukkan dengan maraknya pembangunan glamping di kawasan wisata seperti di kawasan wisata Kintamani.

Tarif jasa glamping bervariasi tergantung fasilitas maupun pemandangan di sekitarnya, yakni Rp 450.000 - Rp500.000 per malam. Yang lebih tinggi juga ada, dari Rp 600.000 - Rp 800.000 per malam.7k17
Read Entire Article