ARTICLE AD BOX
Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon, Herry Hykmanto, menilai Ramadan menjadi momentum tepat untuk menata keuangan secara lebih bijak. Ia mendorong masyarakat agar tidak hanya berfokus pada pengeluaran konsumtif, tetapi juga menunaikan kewajiban sosial melalui Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), serta mempertimbangkan alokasi untuk tabungan dan investasi.
“THR sering kali digunakan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Namun, alangkah baiknya bila sebagian dari dana tersebut juga dialokasikan untuk ibadah dan masa depan finansial,” kata Herry, Selasa (18/3/2025).
Sebagai bentuk kemudahan dalam menunaikan kewajiban ZISWAF, Unit Usaha Syariah Danamon menyediakan layanan penerimaan zakat melalui aplikasi Social Banking. Aplikasi ini terhubung dengan enam lembaga amil zakat nasional yang telah diakui, seperti BAZNAS, Dompet Dhuafa, dan LAZISMU.
Danamon juga menyediakan produk simpanan syariah seperti deposito dengan sistem bagi hasil (mudharabah), yang dapat diakses dengan setoran awal minimal Rp8 juta. Menurut Herry, produk ini memberi fleksibilitas pilihan tenor serta menyalurkan dana ke sektor riil sesuai prinsip syariah.
Dalam keterangannya, pihak Danamon juga mengutip panduan dari para perencana keuangan, yang menyarankan alokasi THR ke dalam tiga kategori: 20–50 persen untuk investasi dan tabungan, 10–30 persen untuk ZISWAF, dan sisanya untuk kebutuhan Lebaran.
Sementara itu, selama bulan Ramadan, bank tersebut turut menawarkan sejumlah promo transaksi digital, seperti cashback hingga Rp40 ribu untuk pembelian makanan berbuka menggunakan QRIS lewat aplikasi D-Bank PRO. Di sisi lain, Danamon juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kejahatan siber, dengan tidak membagikan informasi rahasia seperti PIN, OTP, atau data login internet banking kepada siapa pun.
“Pengelolaan THR yang cerdas bukan hanya soal angka, tetapi juga soal nilai. Dengan menyeimbangkan konsumsi, investasi, dan ibadah, masyarakat bisa menjadikan Ramadan sebagai momen yang benar-benar berkah,” ujar Herry.