Bentrok Sesama Sumba, 10 Orang Diamankan

2 weeks ago 3
ARTICLE AD BOX
GIANYAR, NusaBali
Jajaran Polsek Sukawati mengamankan 10 pemuda perantauan asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membuat keributan di wilayah Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar, Kamis (20/3) malam. 

Pemuda Sumba perantauan yang tinggal sementara ini bentrok dengan sesama orang Sumba. Satu orang mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RS Dharma Yadnya. Selain itu rumah kontrakan yang disewa juga dirusak dan sebuah sepeda motor jadi sasaran. Keributan tersebut diketahui oleh masyarakat sekitar kemudian melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Ketewel, Aipda I Kadek Sipin Wijaya. 

Sekitar pukul 20.45 wita polisi menerima laporan dari warga Banjar Kubur bahwa di salah satu rumah kontrakan ada perkelahian. Setelah dilakukan video call dan memperlihatkan wajah dari salah satu orang yang melintas tersebut dikenali bahwa merekalah yang memukul dan merusak rumah  kontrakan dan merusak sepeda motor.

Terhadap kejadian ini kedua belah pihak  dipertemukan di PosPol Ketewel dan dilakukan introgasi. Salah seorang diantara mereka  Riwanto Sensius Bekek warga Sumba mengaku dirinya hendak berbelanja di warung Site Vitalan Banjar Gumicik bertemu dengan Agus Waleka juga warga Sumba dan dua orang temannya. 

Pada saat pertemuan tersebut terjadi cecok, perang  mulut lanjut perkelahian. Karena tidak terima Riwanto Sensius Bekek memanggil teman-temannya yang ada di kontrakan Banjar Kubur. Selanjutnya Riwanto Sensius Bekek  bersama teman-teman datang ke warung Site Vitalan sehingga terjadi perkelahian dengan Agus Waleka. 

Karena tidak terima dikeroyok, akhirnya Agus memanggil teman-teman selanjutnya mereka bersama-sama menuju rumah kontrakan Riwanto Sensius Bekek di Banjar Kubur. Dirumah tersebut terjadi perkelahian yang menyebabkan salah satu korban mengalami luka-luka dan  dilarikan ke RS Darma Yadnya Denpasar. Akibat kejadian ini jendela rumah dirusak dan sepeda motor milik teman-teman Riwanto Sensius Bekek juga dirusak. Selanjutnya korban maupun pelaku diamankan ke Polsek Sukawati guna penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, SH, membenarkan adanya keributan di Banjar Gumicik Desa Ketewel, Sukawati, Gianyar. Atas kejadian ini sebanyak 10 orang warga Sumba diamankan oleh Unit Reskrim dan gabungan piket fungsi Polsek Sukawati. Peristiwa ini diatensi Kapolres Gianyar, AKBP Umar langsung ke Mapolsek Sukawati.

Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Ketewel, Putu Pande Gede Widya Kusuma Negara mengatakan pasca keributan tersebut pihaknya melakukan sweeping terhadap penduduk non permanen di wilayah Desa Ketewel. Perbekel meminta mereka untuk ikut menjaga kondusif wilayah, bukan sebaliknya membuat keributan. Terhadap kasus yang telah terjadi sampai terjadi pertumpahan darah, Perbekel mengaku sudah menghadap Kapolres Gianyar AKBP Umar. "Tadi pagi kami sudah menghadap kapolres Gianyar dan Kapolsek Sukawati, memohon proses ini agar lanjut ke ranah hukum dan si pelaku sudah ditahan di Polsek Sukawati," jelasnya. 

Selanjutnya, Pemerintah Desa bersama Prajuru adat akan terus mengoptimalkan sweping dan sidak berkelanjutan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan wilayah Desa Ketewel. 7 nvi
Read Entire Article