ARTICLE AD BOX
Jakarta, Gizmologi – Asia Foundation melalui inisiatif Go Digital ASEAN berhasil membantu lebih dari 36.000 UMKM di Indonesia dalam meningkatkan keterampilan digital mereka. Program ini, yang kini memasuki fase kedua, telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 215.892 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Asia Tenggara.
Program ini mendapatkan dukungan dari Google.org dan Komite Koordinasi ASEAN untuk UMKM, inisiatif ini bertujuan mempercepat digitalisasi UMKM di seluruh kawasan. Pelatihan Go Digital ASEAN tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan digital dasar, tetapi juga memberikan wawasan tentang cara menggunakan teknologi untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pasar.
“Kami tidak hanya memberikan keterampilan digital, kami membekali bisnis dengan perangkat yang dibutuhkan untuk berkembang di ekonomi saat ini. Dengan penetrasi internet di Indonesia mencapai 69% dan terus meningkat, kami menyebarkan pengetahuan yang mendorong, baik bisnis maupun individu, untuk meningkatkan keterampilan dan terlibat sepenuhnya dalam ekonomi digital,” kata Hannah Najar, Manajer Program Regional Asia Foundation untuk Go Digital ASEAN.
Dampaknya nyata bagi peserta pelatihan, di mana 67% UMKM di Indonesia melaporkan peningkatan pendapatan lebih dari 50% setelah mengikuti program ini. Platform digital seperti media sosial kini menjadi alat utama bagi 70% UMKM untuk promosi dan 61% untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Baca juga: Ajaib Perkenalkan QRIS Whiz dengan Cashback Saham, Inovasi Baru dalam Bertransaksi
Tiga Pilar Pelatihan Go Digital ASEAN dari Asia Foundation

Program Go Digital ASEAN dari Asia Foundation dirancang untuk menjangkau UMKM di berbagai tahap transformasi digital mereka. Pelatihannya terbagi dalam tiga segmen utama:
- Go Digital – Memberikan keterampilan digital dasar kepada pemilik usaha kecil di Laos, Indonesia, Thailand, dan Vietnam untuk memindahkan bisnis mereka ke platform online.
- Grow Digital – Pelatihan lanjutan bagi UMKM di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya, mencakup topik seperti e-commerce, keamanan siber, dan pemanfaatan AI.
- Explore Digital – Memfasilitasi webinar regional untuk mendorong kolaborasi lintas negara dan berbagi wawasan mengenai pertumbuhan bisnis digital di ASEAN.
Program Asia Foundation ini telah terbukti efektif dalam membangun kepercayaan digital di kalangan UMKM. 91% peserta pelatihan merasa lebih percaya diri dalam menggunakan alat digital, sementara 88% merasa lebih siap mengembangkan bisnis mereka secara online maupun offline.
Nafa Nurfaizah, seorang penjual kue dari Desa Tegal Pandeglang, Provinsi Banten, berbagi bagaimana dia mendapatkan keterampilan bisnis dan pemasaran dari Go Digital ASEAN, yang membantunya mengubah usaha kecil pembuatan kue tradisional menjadi koperasi yang sukses.
“Pelatihan Go Digital dan Grow Digital memperkenalkan praktik berkelanjutan yang membantu kami mempertahankan kemasan daun pisang tradisional kami alih-alih beralih ke plastik. Kami juga mulai melakukan pemasaran digital di WhatsApp dan Facebook, memperluas basis pelanggan kami. Akibatnya, kami meningkatkan produksi kue harian dari 100 menjadi 200 potong, meningkatkan keuntungan kami dari Rp 30.000 menjadi Rp 100.000 per hari. Saya bersyukur atas kemajuan ini dan berterima kasih kepada Go Digital ASEAN telah menunjukkan kepada saya kekuatan komunitas dan keterampilan digital dalam mengembangkan bisnis,” lanjut Nurfaizah.
Artikel berjudul Asia Foundation Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Go Digital ASEAN yang ditulis oleh Ronggo pertama kali tampil di Gizmologi.id