Arus Mudik Gilimanuk–Ketapang Padat, Puncak Diprediksi 26–27 Maret

2 weeks ago 3
ARTICLE AD BOX
General Manager PT ASDP Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, mengatakan pada H-11 tercatat sebanyak 26.978 penumpang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, sedangkan arus sebaliknya jauh lebih sedikit yakni hanya 18.645 penumpang.

“Untuk kendaraan roda dua dari Gilimanuk ke Ketapang tercatat 3.156 unit, sedangkan roda empat sebanyak 2.437 unit. Sebaliknya, dari Ketapang ke Gilimanuk hanya 564 unit roda dua dan 1.510 unit roda empat,” ujarnya di Banyuwangi, Sabtu (22/3).

Sehari berselang, tepatnya pada H-10 Lebaran (21/3), jumlah penumpang dari Gilimanuk ke Ketapang kembali meningkat menjadi 34.341 orang. Sementara kendaraan roda dua tercatat 4.636 unit dan roda empat 3.136 unit.

Yani memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 26–27 Maret 2025, mengingat pada 28–29 Maret bertepatan dengan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu di Bali. Karena itu, banyak pemudik memilih menyeberang sebelum kegiatan masyarakat di Bali dihentikan selama Catur Brata Penyepian.

“Untuk menghormati Hari Raya Nyepi, penyeberangan di Pelabuhan Ketapang akan ditutup mulai 29 Maret pukul 00.00 WIB dan dibuka kembali pada 30 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara di Pelabuhan Gilimanuk, penutupan dimulai 29 Maret pukul 06.00 WITA dan dibuka kembali pada 30 Maret pukul 06.00 WITA,” jelasnya.

Dengan adanya pembatasan selama Nyepi, PT ASDP menghimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan lebih awal agar tidak terjebak penutupan layanan penyeberangan. *ant

Read Entire Article